Archives

0

Penggunaan Graph Embedding (GEM) Untuk Penjaluran Dan Penyimpanan Data Pada Jaringan Sensor Tanpa Informasi Geografik

Sang Pencari Kebenaran ,
GEM  (Graph  Embedding)  untuk jaringan  sensor,  sebuah  infrastruktur    untuk  penjaluran  noktah  ke  noktah  dan penyimpanan  data  serta  pemrosesan  informasi  dalam  jaringan  sensor. Infrastruktur  ini  tidak  tergantung  pada  informasi  geografik  dan  akan  berjalan dengan baik walaupun ada   hambatan  secara  fisik.

Dalam GEM, dibuat  sebuah graf berlabel yang bisa ditanamkan pada  topologi  jaringan   awal dengan efisien dan  merata.  Pada  graf  tersebut,  tiap  noktah  diberi  label  yang  menunjukkan posisinya    dalam  topologi  jaringan  awal  tersebut,  hal  ini  akan memungkinkan pesan  disalurkan  dengan  efisien  pada    jaringan,  sedangkan  tiap  noktah  hanya perlu mengetahui label noktah tetangganya. 

Untuk  menunjukkan  bagaimana  GEM  bisa  diaplikasikan,  telah  dibuat sebuah metode penanaman graf yang   disebut VPCS  (Virtual Polar Coordinate Space)  serta  algoritma  penjaluran  efisien  yang  menggunakan  VPCS,    disebut VPCR.  Pada  VPCS,  sebuah  pohon  dengan  gelang  ditanamkan  ke  topologi jaringan,  dan memberi    label  pada  noktah-noktah  sehingga  terbentuk  koordinat polar virtual. VPCR merupakan algoritma pertama  untuk noktah ke noktah yang menjamin  penyampaian,  yang  hanya  membutuhkan  tiap  noktah  mengetahui  label  noktah  tetangganya  dan  tidak  membutuhkan  informasi  geografik.  Hasil simulasi memperlihatkan  bahwa VPCR efektif dalam jaringan dinamis, berjalan lancer  walaupun  ada  hambatan,  serta  cukup  ringkas  dalam  hal  besar  dan kepadatan jaringan.  


Jangan lupa isi komentarnya ya.....

0

Pengkajian Striktur Data B-Tree dan Contoh Penerapannya

Sang Pencari Kebenaran
Dalam  ilmu  komputer, B-tree adalah struktur data pohon yang paling umum digunakan dalam basis data danfile system. B-tree menjaga data tetap terurut dan seimbang. Ide di balik B-tree ini yaitu simpul internal dapat memiliki sejumlah simpul  anak  dalam  cakupan  (range)  yang  telah  terdefinisi.

Ketika  data disisipkan  atau  dipidah  dari  struktur  data,  sejumlah  simpul  anak  dapat  bertukar sepanjang simpul. Untuk tetap mempertahankan cakupan yang telah didefinisikan, simpul  internal digabungkan atau dipisahkan. Karena adanya  cakupan  (range)  pada  simpul  anak,  maka B-tree tidak  perlu diseimbangkan  secara  berkala  seperti  struktur  data  pohon  seimbang yang  lain, misalnya self-balancing  binary  search  trees. Akan  tetapi, B-tree dapat menghabiskan tempat karena simpul tidak selalu penuh. Batas atas  dan  batas  bawah  jumlah  simpul  anak  biasanya  tetap  untuk implementasi  tertentu.  Sebagai  contoh,  dalam  2-3 B-tree (disebut  juga 2-3  tree),  setiap  simpul  internal  hanya  dapat memiliki  2  atau  3  simpul anak.

Sebuah B-tree dijaga  keseimbangannya  dengan membuat  semua simpul  daun  berada  pada  ketinggian  yang  sama.  Ketinggian  ini  akan meningkat  perlahan  saat  elemen-elemen  ditambahkan  pada  pohon, tetapi  peningkatan  ketinggian  secara  keseluruhan  jarang  terjadi.  Hal disebabkan karena sebuah B-tree didesain dapat memiliki cabang dalam jumlah  besar  dan  mengandung  sejumlah  kunci  pada  tiap  simpulnya sehingga  ketinggian  pohon  relative  kecil.  Hal  ini  berarti  hanya  sedikit simpul  yang  harus  dibaca  dari disk untuk  mengambil  data.Tujuannya yaitu untuk mendapatkan akses pada data yang cepat.

B-Tree memiliki  kelebihan dibanding  implementasi alternatif  yang lain  karena  waktu  akses  dalam  simpulnya  jauh di  atas  waktu  akses antarsimpul. Hal ini biasanya muncul ketika kebanyakan simpul berada di penyimpanan  sekunder  seperti hard  drives.  Dengan  memaksimalkan jumlah  simpul  anak  pada  setiap  simpul  internal,  ketinggian  pohon berkurang,  penyeimbangan  muncul  tidak  terlalu  sering,  dan  efisiensi meningkat.  Biasanya  nilai  ini  diset  agar  setiap  simpul  mengisi  sebuah blok  penuh  atau  pada  ukuran  yang  analog di  tempat  penyimpanan sekunder.

Tertarik untuk membaca lebih lanjut??
0

Membuat Jaringan Komputer LAN Sendiri

Sang Pencari Kebenaran ,
Dewasa  ini  perkembangan  teknologi  informasi  sangat  berpengaruh  terhadap kemajuan  zaman.  Salah  satu  alat  super  canggih  dalam  teknologi  informasi  adalah komputer.  Komputer  merupakan  perangkat  yang  membatu  memudahkan  berbagai pekerjaan manusia.  Komputer  mempunyai  beberapa  perangkat  yang  akan  membantu kinerjanya  dalam menyelesaikan masalah. Perangkat  tersebut  terdiri  dari 3  komponen yaitu  perangkat  keras  (hardware),  perangkat  lunak  (software)  dan  user  atau  operator (brainware). 

Jaringan  komputer  bukanlah  sesuatu  yang  baru  saat  ini.  Hampir  di  setiap perusahaan  terdapat  jaringan  komputer  untuk memperlancar  arus  informasi  di  dalam perusahaan  tersebut.  Internet  yang  mulai  populer  saat  ini  adalah  suatu  jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa  tahun saja  jumlah pengguna  jaringan komputer yang tergabung dalam internet berlipat ganda. 

Sejak memasyarakatnya  internet  dan  dipasarkannya  sistem  operasi Windows95 oleh  Microsoft,  menghubungkan  beberapa  komputer  baik  komputer  pribadi  (PC) maupun  server  dengan  sebuah  jaringan dari  jenis LAN  (Local Area Network)  sampai WAN  (Wide  Area  Network) menjadi  sebuah  hal  yang  biasa.  Demikian  pula  dengan konsep  "downsizing" maupun  "lightsizing" yang bertujuan menekan  anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah  jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

0

Materi Bahasa Indonesia

Sang Pencari Kebenaran
Materi perkuliahan bhs Indonesia untuk jurusan Teknik Informatika UIN Malang. Semua materi ini ditulis oleh Dra. Umi Salamah, M. Pd. Materi untuk mata kuliah bahasa Indonesia ini dapat anda unduh gratis.
  1. Apresiasi (menghayati) bahasa Indonesia
  2. Penulisan Artikel (teori).
  3. Bahasa dalam Karya Ilmiah.
  4. Diskusi Contoh Proposal Skripsi, Kegiatan dan PKM.
  5. Cara Merujuk, Langsung dan Tidak Langsung.
  6. Contoh Artikel Ilmiah Kajian dan Artikel Ilmiah Populer.
  7. Diskusi Penulisan Makalah.
  8. Perbedaan Artikel dan Makalah.
  9. Metode Belajar Aktif. 
  10.  Proses Penulisan Makalah.
  11. Sintaksis.
0

Jaringan Komputer LAN

Sang Pencari Kebenaran ,
Jaringan  komputer  bukanlah  sesuatu  yang  baru  saat  ini.  Hampir  disetiap  perusahaan terdapat  jaringan  komputer  untuk  memperlancar  arus  informasi  di  dalam  perusahaan  tersebut. Internet  yang  mulai  populer  saat  ini  adalah  suatu  jaringan  komputer  raksasa  yang  merupakan jaringan  komputer  yang  terhubung  dan  dapat  saling  berinteraksi.

Hal  ini  dapat  terjadi  karena adanya  perkembangan  teknologi  jaringan  yang  sangat  pesat,  sehingga  dalam  beberapa  tahun  saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam internet berlipat ganda.

Sejak  memasyarakatnya  internet  dan  dipasarkannya  sistem  operasi  Windows95  oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah  hal  yang  biasa.

Demikian  pula  dengan  konsep  "downsizing"  maupun  "lightsizing"  yang bertujuan  menekan  anggaran  belanja  khususnya  peralatan  komputer,  maka  sebuah  jaringan merupakan  satu  hal  yang  sangat  diperlukan. Dalam  artikel  ini  akan  dibahas  sebagian  komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

1

Pelacuran dan Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya

Sang Pencari Kebenaran
Pengertian Wanita  Tuna  Susila  (WTS)  sangat  erat  hubunganya  dengan  pengertian  pelacuran.  WTS  menunjukan  kepada  “orang”-nya,  sedangkan pelacuran  menunjukan  kepada  “perbuatan”. WTS  hanya  merupakan  salah  satu unsur  untuk  terjadinya  pelacuran, meskipun  kedudukan  unsur  ini  amat  penting artinya.WTS (dalam bahasa inggris: prostitute ) dikenal di Indonesia dengan nama perempuan  sundal, perempuan  jalan dan  lonte,  tetapi
hampir  semua  istilah WTS hanya  menunjukan  kepada  satu  jenis  kelamin  saja,  yakni  perempuan.  Pelacur, lonte,  ayam  kampus,  Pekerja  Seks  Komersial  (PSK)  adalah  sedikit  banyak  di antara  istilah  yang  kerap  terdengar  ketika  seseorang  menunjuk  pada  sesosok perempuan  penjaja  “daging  mentah”.  Banyak  tempat    di  Indonesia  yang  kini menjadi sarang  tempat mangkal para pelacur  itu di antaranya: Tretes (Pasuruan), Doli  (Surabaya),  Stasiun  kota  Baru  (Malang)  yang  kini  disebut  “resosialisasi” tempat  diperjualbelikanya  daging-daging mentah  itu  secara  resmi  atau  setengah resmi.

Di hampir semua ibu kota propinsi di Indonesia dewasa ini dapat dijumpai rumah-rumah  bordil  yang  menampung  sampai  puluhan  wanita  Pekerja  Seks Komersial  (PSK)  atau  pelacur  di  tiap  rumahnya.  Bahkan  di  beberapa  ibu  kota kecamatan misalnya di kecamatan Prigen, khususnya di daerah Tretes, walaupun letaknya  di  tengah hutan-hutan belantara,  kawasan  tersebut  sangat  ramai karena kedatangan banyak tamu atau lelaki hidung belang, dan didaerah tersebut wanita- wanita  pelacur  tidak  mencari  pelangganya  di  pinggir-pinggir  jalan  karena    biasanya  Pekerja  Seks  Komersial  (PSK)  tersebut  dikoordinasi  oleh  germo, sehingga mereka melakukan pekerjaanya dengan santai.

Dewasa ini, masalah pelacuran mendapatkan sorotan utama dari pemerintah karena  hal  ini  banyak  meresahkan  masyarakat.  Oleh  karena  itu,  sekarang  ini pemerintah berusaha memberantasnya. Dan kita sebagai warga masyarakat harus membantu  dalam  pelaksanaan  pemberantasan  tersebut  karena  hal  itu  akan melancarkan usaha pemerintah dalam memberantas PSK tersebut.

0

Tokoh-Tokoh Filsafat Islam

Sang Pencari Kebenaran
Pemikiran  pemikiran  filsafat  Yunani  yang  masuk  dalam  kancah  pemikiran Islam lewat terjemahan, diakui oleh banyak kalangan telah mendorong perkembangan filsafat islam menjadi makin pesat. Namun demikian seperti dikatakan Oliver Leaman adalah  suatu  kesalahan  besar  jika  menganggap  bahwa  filsafat  Islam  bermula  dari ppenerjemahan  text-text  yunani  tersebut  atau  hanya  nukilan  dari  filsafat Aristoteles (384-322) seperi dituduhkan oleh Renan, atau dari neo-Platonisme seperti dituduhkan Duhem.

Pertama  bahwa  belajar  atau  berguru  tidak  berarti  meniru  atau  membebek semata.  Mesti  dipahami  bahwa  kebudayaan  Islam  menembus  berbagai macam gelombang  dimana  ia  bergumul  dan  berintraksi.  Pergumulan  dan  intraksi  ini melahirkan  pemikiran-pemikiran  baru.  Jika  kebudayaan  Islam  tersebut  terpengaruh oleh kebudayaan Yunani, mengapa tidak terpengaruh oleh peradapan India dan Persia
misalnya?  Artinya  transformasi  dan  peminjaman  beberapa  pemikiran  tidak  harus mengkonsuesikan perbudakan dan penjiplakan.

Kedua, kenyataan  yang  ada  menunjukkan  bahwa  pemikiran  rasional  telah dahulu  mapan  dalam  masyarakat  muslim  sebelum  kedatanga  filsafat  yunani  lewat terjamahan.  Meski  karya-karya  Yunani  telah  mulai  diterjemahkan  pada  kekuasaan Bani Umayyah, tetapi buku-buku filsafatnya yang kemudian melahirkan flosof muslim pertama Al-Kindy  (801-873 M)  baru mulai  digarap  secara  serius pada masa dinasti Abbasiyah.  Pada  masa-masa  ini  system  berpikir  rasional  telah  berkembang  pesat dalam masyarakat intelektual Arab-Islam.

Semua  itu menunjukkan  bahwa  sebelum  dikenal  adanya  logika  dan  filsafat Yunani  telah  ada  model  pemikiran  filosofis  yang  berjalan  baik  dalam  masyarakat Islam yakni dalam  soal  teologis dan kajian hukum. Bahkan, pemikiran  rasional dari teologi dan hukum  inilah yang  telah berjasa menyapkan  landasan bagi diterima dan berkembangnya logika dan filsafat Yunani dalam Islam.

0

Pembuatan Client Server dengan RMI

Sang Pencari Kebenaran
Perkembangan  bahasa  pemrograman  Java  tidak  lepas  dari perkembangan internet.  Secara  umum,  semua mesin  yang  terhubung  ke  internet dapat dikatagorikan dalam dua  tipe: server dan client.  Java RMI  (Remote Method Invocation) menyediakan sarana dimana client dan server dapat berkomunikasi dan saling  bertukar  infomasi.  Sistem  RMI  dibangun  atas  tiga  lapisan:  lapis stub/skeleton,  lapis  remote  reference,  dan  lapis  transport. 

Lapis  stub/skeleton merupakan  interface  antara  lapis  aplikasi  dan  JVM  (Java  Virtual Machine).  Lapis reference bertanggung-jawab dalam melaksanakan satu protokol remote reference khusus.  Sedangkan  lapis  transport  adalah  lapis  TCP/IP-based  yang  bertanggung jawab dalam mengadakan hubungan antara server dan client. Membangun suatu aplikasi terdistribusi menggunakan RMI meliputi 6 langkah: mendefinisikan remote interface, implementasi remote interface dan server, pengembangan client (applet) yang  menggunakan  remote  interface,  mengkompilasi  source  files  dan  membuat stub  and  skeletons,  memulai  (start)  RMI  registry,  dan  menjalankan  server  dan client. 

Untuk dapat membaca lebih lanjut silahkan Download Pembuatan dan Pembuatan Client Server dengan RMI. 
0

Pergumulan Esoterisme-Islam

Sang Pencari Kebenaran
Sebuah agama masa depan bagi manusia "Islam" tampil dalam kado dari  individu-individu para teosof untuk semua manusia. Lain  halnya  para mutakallimin dan ahli fikih yang ketika berhadapan dengan ide dan keyakinan di luar Islam  cenderung menonjolkan  dialog  radikal,  yang  tidak  empati.  Para teosof  dalam menghayati,  merenung,  dan  memikirkan  Islam  yang  dianut, tidak  serta-merta menggusur  habis-habisan  ide  atau  spiritual  Liyan  dan  agama  lokal,  bahkan mereka dengan cantik mengadopsinya dalam upaya mensistematiskan dan mengisi nilai-nilai spiritual yang ada pada lokus Islam. 

Wajar jika pemikiran sufistik mereka dicurigai keontentikannya. Karena sejatinya adalah  hal  yang  mustahil  adanya  sebuah  orisinalitas  dalam  sebuah  konstruksi pemikiran  dan  spiritualitas  mana  pun.  Mensintesakan  semua  pemikiran  dan spiritualitas  yang  dilakukan  kaum  teosof  adalah  sikap  arif  dan  inklusif.  Barangkali sudah merupakan  rahasia  umum  bahwa  referensi  yang  dipakai  kaum  teosof  bukan hanya dari  tradisi Islam (al-Qur`an dan hadits), akan  tetapi dari semua penjuru dunia spiritual dan pemikiran, di samping dari pergolakan spiritual dan keresahan pemikiran yang timbul dari pengalaman panjang dalam mencari kebenaran sejati." 

0

Musik Dalam Perspektif Agama Islam

Sang Pencari Kebenaran
Adanya dampak negatif dari bidang kesenian menyebabkan banyak orang bertanya tanya, khususnya dari kalangan pemuda yang masih memiliki ghirah (cemburu terhadap musuh agama) Islam. Mereka bertanya: bagaimana pandangan Islam terhadap seni budaya? Bolehkah bermain gitar, piano,organ, drum band, seruling, bermain musik blues, klasik, keroncong, musik lembut,musik rock,dan lain-lain?

Bagaimana pula dengan lirik lagu bernada asmara, porno, perjuangan, qashīdah,kritik sosial,dan sejenisnya?  Dalam makalah ini akan dipaparkan pembahasan permasalahan oleh para fuqahā’(ulama).

0

Korelasi Iptek dalam Tasawuf Kontemporer

Sang Pencari Kebenaran
Fenomena  menarik  mengenai  geliat  baru  masyarakat  perkotaan terhadap kajian  tasawuf sebagai spiritual baru  diharapkan tidak terjebak pula pada tataran kesalihan simbolik. Kajian yang  mengurai  bahwa  dalam  konteks  kehidupan  modern,  khazanah  pemikiran  Islam sufistik  atau  tasawuf  selayaknya direkonstruksi dalam  kerangka  untuk menemukan  kembali makna dan alat vital ajaran tasawuf bagi kehidupan manusia modern saat ini.  

Dengan mengkaji  dan mempertanyakan  kembali  tentang  apa  dan  bagaimana  ajaran tasawuf  diharapkan  mampu  menjawab  dan  bisa  memberikan  kontribusi  atas  berbagai persoalan  kehidupan masa  kini  yang  penuh  tantangan  dalam menghadapi  arus modernisasi, globalisasi dan informasi.  

Di  satu  pihak,  arus  modernisasi,  globalisasi  dan  informasi  memberi  banyak kemudahan bagi kehidupan manusia. Di lain pihak, bersamaan dengan munculnya persaingan yang ketat, kerasnya kehidupan, ataupun tawaran yang menggiurkan seringkali menimbulkan kegelisahan batin dan pergolakan jiwa terganggu. 

0

Sistem Operasi Minix

Sang Pencari Kebenaran
Perkembangan  informasi  yang  berkembang  pesati  membuat  kita  suka  atau tidak  harus  mempelajari  dan  bila  perlu  mengikutinya.  Hal  ini  perlu  dilakukan karena tantangan masa depan yang akan kita hadapi bersama. Perangkat hardware dan software yang semakin mahal apalagi di saat krisis ini membuat kita mencari sumber  daya  yang murah  dan  baik  untuk menghadapi  era  teknologi  informasi yang  pesat.  Oleh  karena  itu  kebutuhan  akan  sistem  yang  murah  namun  dapat digunakan secara optimal menjadi kebutuhan utama para user terutama para pelaku bisnis  di  perusahaan.

Perkembangan  ini menuntut  pula para  institusi  pendidikan untuk mempersiapkan mahasiswanya dalam menghadapinya, yang mau tidak mau harus dihadapinya, ataupun mahasiswa  juga harus membekali dirinya agar dapat bersaing  di  era  globalisasi.  Lagi-lagi  untuk  mencapai  tujuan  itu  diperlukan perlengkapan  pendidikan  seperti  perangkat  hardware dan software yang  tidak sedikit menguras dompet kita apalagi di saat krisis moneter yang melanda negeri kita.
0

Islam Inklusif Pluralis

Sang Pencari Kebenaran
Usaha pemasaran menyudutkan Islam ketika ini dikaitkan dengan era globalisasi dengan segala dampak bawaannya, termasuk fenomena “plural” yang secara konsekuansial menuntut sikap terbuka, toleran, akomodatif dan inklusif. Dalam situasi sekarang, menurut mereka, sikap tertutup dan eksklusif sudah tidak relevan lagi. Dengan semangat zaman yang sedemikian itulah mereka tampil sebagai kaum pluralis-inklusif.

Keinginan menyenangkan Amerika dalam pembentukan sikap dan pola fikir model (pluralis-inklusif) tersebut tampaknya lebih didorong oleh keinginan untuk menyenangkan kuasa besar dunia yang saat ini sedang menggila memburu mereka yang mereka labelkan sebagai kaum fanatik, fundamentalis, ekstrimis dan teroris Muslim. Seperti yang telah lama kita sadari bahwa dalam situasi sekarang ini memang ada usaha menggubah “Islam” versi Amerika atau “Islam” yang direstui Amerika, yaitu Islam yang hilang keunggulannya, jati dirinya dan dinamika daya juangnya.

Kaum pluralis begitu resah dengan citra Islam yang unik dan berbeda dengan umat lain. Perbedaan mereka dirasakan sebagai pertentangan, konflik dan konfrontasi. Karena itu mereka amat tidak senang dengan hal-hal yang tampak kontras:  baik-buruk, mukmin-kafir, Muslim-non Muslim, dosa-pahala, surga-neraka dan lain sebagainya. Dalam perspektif pluralis-inklusif tidak ada lagi perbedaan-perbedaan seperti itu. Dengan menyamakan semua agama berarti semua agama adalah benar, penganut agama mana pun adalah muslim dan semuanya boleh masuk surga. Yang berbeda hanya jalannya, tetapi yang dituju adalah sama, yaitu Tuhan, dan semuanya (melalui jalan mana pun) akan sampai ke surga. Pluralisme dalam pengertian di atas dikatakan telah menjadi semacam `aqidah. Di kalangan kaum pluralis sendiri memang telah ada yang mengatakan demikian. `Aqidah pluralisinklusif yang secara konsekuensial menghasilkan pula fiqh pluralis (lihat buku Fiqh Lintas Agama) yang dibedakan dari pada `aqidah eksklusif dengan fiqih eksklusifnya pula. Untuk mengesahkan faham pluralisme tersebut para pendukungnya merujuk al- Qur’an dan membuat tafsiran-tafsiran “sekena-kenanya” yang sejalan dengan pola fikir pluralis.

Antara ayat-ayat yang dirujuk termasuklah:
Allah berfirman (yang artinya): “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas manusia.(Al-Baqarah:143).

Umat yang adil dan umat pilihan adalah ‘ummatan wasatha’ (umat pertengahan). Untuk saat ini, terjemahan “umat pertengahan” atau “umat yang adil dan pilihan”. Menjelaskan tentang makna ayat 143 surat al-Baqarah tersebut, dalam Tafsir al-Azhar, Prof. Hamka menyatakan, bahwa kehadiran Nabi Muhammad saw dan umat Islam adalah untuk menjadi jalan tengah bagi ekstrimitas dua komunitas Yahudi dan Kristen; umat Yahudi yang lebih condong kepada urusan dunia semata dan umat Nasrani yang condong kepada kehidupan kerohanian semata, dengan memencilkan diri di biara-biara dan tidak kawin.

"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal" (Al-Hujurat:13)

Tujuan akhir dari konsep pluralisme agama sangat mudah dibaca, yaitu agar umat Islam hancur aqidahnya, sehingga hegemoni kapitalisme yang kafir atas Dunia Islam semakin paripurna dan total. Karena Barat sangat memahami, bahwa Aqidah Islam adalah rahasia atau kunci vitalitas dan kebangkitan umat Islam. Maka kalau tidak segera dihancurkan, umat Islam akan bisa menjadi potensi ancaman serius untuk hegemoni Barat di masa datang. Maka sebelum umat Islam bangkit, Aqidah Islam dalam dada mereka harus dihancurkan dan dimusnahkan, agar umat Islam takluk dan tunduk patuh sepenuh-penuhnya kepada kaum penjajah kafir. Itulah tujuan sebenarnya dari wacana pluralisme agama ini, tidak ada yang lain.

0

Hacking Dalam Perspektif Agama Islam

Sang Pencari Kebenaran
Kemajuan teknologi komputer, teknologi informasi, dan teknologi komunikasi menimbulkan suatu tindak pidana baru yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan tindak pidana konvensional. Penyalahgunaan komputer sebagai salah satu dampak dari ketiga perkembangan tersebut tidak terlepas dari sifatnya yang khas sehingga membawa persoalan baru yang agak rumit untuk dipecahkan, berkenaan dengan masalah penanggulangannya dan tujuan dari penggunaanya.

Sebagaimana lazimnya pembaharuan teknologi, internet selain memberi manfaat juga menimbulkan ekses negatif dengan terbukanya peluang penyalahgunaan teknologi tersebut. Hal itu terjadi pula untuk data dan informasi yang dikerjakan secara elektronik. Dalam jaringan komputer seperti internet, masalah kriminalitas menjadi semakin kompleks karena ruang lingkupnya yang luas.

Internet kerap disampaikan dan dipercaya memiliki khasiat antibiotik untuk mengatasi berbagai problem sosio-kultur masyarakat kita. Tanpa kita sadari, kita terlalu percaya dan terlalu banyak menelan antibiotik tersebut, sehingga tidak menyembuhkan malah menimbulkan efek samping yang celakanya kerap kita percaya sebagai konsekuensi logis yang harus diterima. Hal tersebut bukan isapan jempol, karena menurut hasil riset  perusahaan esekuriti ClearCommerce.com yang berkantor di Texas, Indonesia dinyatakan berada di urutan kedua negara asal pelaku cyberfraud (kejahatan kartu kredit via internet), setelah Ukraina

Ditambahkan pula bahwa sekitar 20 persen dari total  transaksi kartu kredit dari Indonesia di Internet adalah fraud. Riset tersebut mensurvei 1137 toko online, 6 juta transaksi, 40 ribu customer, dimulai pada pertengahan tahun 2000 hingga akhir 2001.

Berikut ini akan disampaikan beberapa dampak tindakan hacking ataupun craking secara nyata dalam perspektif agama Islam khususnya pada sektor teknologi dunia maya. Hal ini bukan untuk dihindari dan disangkal, tetapi untuk direnungkan dan dicari jalan keluarnya.

 
Copyright 2010 Blog Pribadi Abd Umar